Sejarah dan 11 Fakta Unik Mengenai Tempat Wisata Kawah Ijen, Jawa Timur

Arah Menuju Ke Kawah Ijen, Fto: @Aderages

WISATACOI,  Wisata Kawah ijen -- Pasti sobat setuju jika Wisata Kawah Ijen merupakan tempat wisata terindah di Jawa Timur. Apalagi, bagi sobat yang kesehariannya sebagai seorang pendaki, maka pastinya Kawah Ijen adalah mimpi kecil kalian yang harus di penuhi.

Wisata Kawah Ijen adalah tipe wisata pegunungan  populer yang ada di Jawa Timur. Keindahan dan panora alam yang di tawarkan memang tak menduan, mulai dari indahnya alam lepas, pemandangan dari gunung Kawah ijen, sampai dengan Blue Fire (api biru dari belerang).

Sejarah Kawah Ijen

Gunung Ijen mulai di kenal sejak Zaman Penjajahan Belanda, di mana gunung ini merupakan milik Kabupaten Bayuwangi. Namun pada tahun 2000, badan Koordinasi Survey Jawa Timur membuat keputusan bahwa Gunung Ijen di bagi menjadi dua, yaitu milik Kab. Bayuwangi dan Kab. Bondowoso, sehinggap membuat tempat Wisata Kawah Ijen terletak di perbatasan dua kabupaten.

Sedangkan dalam Artikel yang di kutip dari “tourbanyuwangi.com”, menyetakan bahwa nama Ijen mulai di kenal pertama kali oleh dunia, ketika ada sepasang suami istri  asal Prancis yang bernama Maurice Krafft dan Katia (seorang ahli Vulkanologi dan Geologi) datang ke Gunung Ijen untuk melakukan penelitian. Mereka menulis kisah keindahan Kawah Ijen dan kerasnya penambangan belerang, di dalam buku yang berjudul “À l’assaut des volcans, Islande, Indonésie” yang di terbitkan pada tahun 1975. Jadi, tak heran jika tempat wisata ini ramai di kunjungi oleh para wisatawan mancanegara, terutama yang berasal dari Prancis.

Wisata Kawah Ijen mulai di sentuh oleh masyarakat ketika pemerintah Belanda menyewahkan tanah ini ke pengusahan sukses asal Cina yang bernama Han Chan Pit dan Han Ki Ko. Kedua pengusaha tersebut menjadikan lahan ini sebagai tempat bercocok tanam. Lama-kelamaan tempat ini hancur sia-sia akibat dari adanya pemberontakan dari petani Madura yang merupakan pekerja di lahan ini, dan akhirnya lahan ini kembali lagi ke Pemerintahan Belanda. Seiring berjalannya waktu, Pemerintah Belanda menjadikan tempat ini sebagai Perkebunan Kopi dan Karet. Mereka mendatangkan ribuan pekerja asal Madura, yang mengakibatkan terbentuknya “Desa Madura Kecil” di area sekitar Kawah Ijen sekarang ini.

10 Fakta Unik Tempat Wisata Kawah Ijen 

#>> Tempat Favorit Untuk Mendaki 

Foto: @Trip

Bagi sobat yang suka dengan kegiatan mendaki, maka Kawah Ijen adalah tempat yang paling menarik untuk di daki. Biasanya para pendaki melakukan aktivitas pendakian pada malam hari. Hal ini karena, pada siang hari angin yang berhembus dari atas gunung sangat kencang sehinggap dapat menyebabkan gas belerang dengan mudah terbawah udara dan dapat menggagu pernapasan sobat.

Saat memulai perjalanan sobat akan diiringi dengan iringan suara jangkrit atau hewan-hewan lainnya. selain itu, hiasan kunang-kunang juga sangat banyak di alam liar, seolah-olah mengantar kita melakukan pendakian. Hal inilah yang akan membuat sobat percaya bahwa alam memang sangat bersahabat dengan manusia.

#>> Blue Fire atau api biru dari Belerang 

Foto: @Stevany

Selain di Negara Islandia, Indonesia juga memiliki api biru atau Blue Fire. Blue Fire ini merupakan satu-satunya api biru yang ada di Indonesia. Bagi sobat yang ingin menikmati Blue Fire, maka sebaiknya datanglah pada musim kemarau. Hal ini karena  kondisi jalan yang ada di Kawah Ijen tidaklah licin, sehinggap tidak berbahaya bagi sobat. 

Blue Fire juga bisa sobat saksikan pada musim hujan, namun hal itu bisa berbahaya bagi sobat, karena kondisi jalanan di Kawah Ijen pasti licin, dan kita ketahui bahwa di Kawah Ijen juga terdapat danau yang memiliki tingkat keasaman nol, dan dapat melelehkan kulit ketika tersentu.

#>> Sebagai Tempat Menikmati Idahnya Kota Bayuwangi

Bagi sobat yang sudah lama tinggal di kota Bayuwangi, namun belum pernah melihat keindahan kotanya, maka sebaiknya berkunjunglah ke Kawah Ijen. Disana sobat bisa menikmati indahanya Kota dan Laut Bayuwangi secara keseluruhan. Apalagi pas tengah malam, maka Kota Bayuwangi akan di hiasi dengan lampu-lampu unik dengan warna yang berbeda-beda, sehinggap terlihat seperti sosok kunang-kunang yang sedang berkeliaran.

#>> Suhu Kawah Ijen yang Exstrim

Kita ketahui bahwa Kawah Ijen merupakan tipe wisata pengunungan, jadi suhu udara yang ada di sana sangatlah dingin. Hal ini sudah di buktikan oleh seorang wisatawan yang pernah berkunjung ke sana. Dia berkata bahwa “suhu yang ada di sana sangatlah dingin, mungkin mencapai 7 derajat Celsius, sehinggap saya menggukan baju berlapis-lapis untuk menghangatkan tubuh saya”. Namun hal itu bukanlah menjadi halangan bagi para wisatawan untuk datang kesana. Karena itinya yaitu sobat harus menggunakan baju yang tebal untuk menghangatkan tubuh.

#>> Sebagai Tempat Camping Populer

Sebagai seorang pendaki pastinya akan mencari tempat populer, yang bisa memberikan sensasi berbeda dari tempat lainnya, dan juga memiliki lokasi yang pas untuk Camping, karena salah satu kepentingan utama seorang pendaki adalah Tempat Camping. Nah, di Kawah ijen juga terdapat tempat-tempat Camping yang tak kalah menarik, karena langsung mengarah ke pemandangan Kawah Ijen yang luar biasa dan unik.

#>> Menikmati Indahnya Belerang di Kawah Ijen

Foto: @Hosiholan

Walaupun memiliki gas beracun, namun itu bukanlah penghalang bagi para wisatawan untuk dantang menikmati indahnya Sang Kuning ini di Kawah Ijen. Pesona yang di paparkan, memang tak bisa di lupakan. Apalagi, ketika sang api biru menyalah di sampingnya, maka itu akan terlihat lebih keren, dari apa sobat banyangkan. 

#>> Sebagai Tempat Berfoto Terbaik

Foto: @Realsya

Yah, kalau mencari spot berfoto terbaik, maka pastinya Kawah Ijen lah yang pantas untuk di pertimbangkan. Terdapat berbagai macam tempat berfoto di Kawah Ijen yang bisa sobat coba, seperti berfoto di dekat Danau Kawah Ijen yang berwarna hijau kebiruan, berfoto dengan latar belakang Blue Fire, Gumpalan Awan, Fajar, Belerang atau bahkan dengan latar belakang kota Bayuwagi.

#>> Danau Kawah Ijen

Foto: @Nguiden

Danau  Kawah Ijen merupakan danau yang terbentuk akibat ledakan Gunung Merapi. Danau ini memiliki warna hijau kebiruan dan tingkat keasaman hampir mencapai nol, sehinggap dapat melarutkan tubuh seseorang dalam sekejap. Namun, di balik kelemahannya itu, ternyata danau ini menyimpat banyak pesona yang dapat menarik wisatawan untuk datang ke sana.

#>> Sebagai Tempat Menikmati Gumpalan Awan Dan Fajar

Pada saat menjelang pagi, sobat bisa menikmati indahanya Gumpalan Awan yang mengelilingi gunung Kawah Ijen. Seiring pudarnya awan, maka muncullah Sang Mawar Merah Matahari dari balik laut yang seolah-olah mengiringi perjalanan awan kabut.

Walaupun terdengar seperti drama, namun itulah kenyataan yang akan sobat temukan ketika berwisata ke Kawah Ijen.

#>> Tempat Penambangan Belerang Tradisional

Selain keindahan yang menjadi daya tarik para wisatawan, ternyata para penambang juga di menjadi pusat perhatian. Cara unik yang mereka gunakan untuk mendapatkan belarang membuat para wisatawan menjadi bingung, yang di sertai dengan rasa penasaran. Mereka menambang belerang dengan menggunakan bahan sederhana berupa linggis, yang kemudian di angkut menggunakan keranjang buatan dari alam. Hal yang paling mengerikan lagi dari para penambang yaitu mereka rela mendekati Danau Kawah demi mendapatkan belerang yang mereka inginkan.

#>> Kawah Ijen Adalah Gunung Merapi Yang Aktif

Salah satu hal yang sobat harus ketahui sebelum melakukan perjalanan ke wisata Kawah Ijen adalah Gunung merapi yang aktif. Menurut masyarakat setempat, gunung Kawah Ijen sudah berapa kali mengalami ledakan. Nah, dari sutulah sobat harus berhati-hati ketika melakukan liburan ke sana, karena kita sebagai manusia biasa  tidak akan bisa menebak apa yang akan terjadi pada alam. Jadi, cukup dengan memohon kepada sang pencita agar di beri keselamatan ketika berwisata ke Kawah Ijen. 

Nah, mungkin ini saja pembahasan mengenai Sejarah dan 11 Fakta Unik Mengenai Tempat Wisata Kawah Ijen, Jawa Timur, semoga artikel ini bermamfaat!!! 

1 Komentar untuk "Sejarah dan 11 Fakta Unik Mengenai Tempat Wisata Kawah Ijen, Jawa Timur"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel